Mojokerto, blok-a.com – DPRD Kota Mojokerto meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) segera mempercepat pelaksanaan program dan kegiatan yang telah ditetapkan dalam APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026. Pasalnya, pemerintah daerah hanya memiliki waktu sekitar tiga bulan untuk merealisasikan anggaran hingga akhir tahun.

Hal tersebut disampaikan dalam rapat kerja DPRD Kota Mojokerto bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang membahas hasil evaluasi Gubernur Jawa Timur terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) dan Rancangan Peraturan Wali Kota (Perwali) tentang Perubahan APBD 2026, Rabu (23/9/2026).

Ketua DPRD Kota Mojokerto, Ery Purwanti, mengatakan hasil evaluasi Gubernur Jawa Timur memuat sejumlah catatan, koreksi, dan rekomendasi yang harus segera ditindaklanjuti pemerintah daerah.

Menurutnya, evaluasi tersebut merupakan bagian dari tahapan yang harus dilalui agar kebijakan APBD Perubahan tetap sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Dalam evaluasi ini terdapat catatan-catatan, baik berupa koreksi maupun rekomendasi yang diberikan oleh Gubernur Jawa Timur. Ini menjadi perhatian kita bersama untuk segera menindaklanjuti setiap koreksi dan rekomendasi tersebut,” ujar Ery.

Ia menegaskan, tindak lanjut hasil evaluasi tidak boleh berlarut-larut karena berkaitan langsung dengan pelaksanaan program dan kegiatan yang telah direncanakan dalam APBD Perubahan.

Terlebih, waktu yang tersedia untuk merealisasikan program relatif singkat. Karena itu, seluruh OPD diminta segera menyiapkan berbagai kebutuhan administrasi maupun teknis agar pelaksanaan kegiatan tidak menumpuk menjelang akhir tahun.

“Kami harus memastikan kepada OPD-OPD untuk segera menjalankan setiap program kerja dan kegiatan. Mengingat sisa waktu untuk penyerapan APBD ini sekitar tiga bulan, maka harus betul-betul disiapkan segala sesuatunya, baik data maupun anggarannya secara maksimal,” tegasnya.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *