Sarjana Administrasi Publik, Universitas Sunan Giri Surabaya, Bergabung bersama TIMES Indonesia pada Juli 2025. dengan minat liputan bidang pemerintahan, politik, hukum dan pendidikan serta lifestyle.
SIDOARJO – Pemkab Sidoarjo tak ingin prestasi atlet hanya berhenti di arena pertandingan. Pemerintah daerah juga menyiapkan dukungan pendidikan hingga perguruan tinggi serta memikirkan masa depan para atlet setelah tidak lagi aktif bertanding.
Komitmen tersebut disampaikan Bupati Sidoarjo Subandi saat memberangkatkan 57 atlet Pagar Nusa Sidoarjo menuju Kejuaraan Wilayah (Kejurwil) ke-10 Pagar Nusa Jawa Timur di Banyuwangi. Pemberangkatan berlangsung di Pendopo Delta Wibawa, Rabu (23/9/2026).
“Anak-anak ini atlet Sidoarjo, masa depan Sidoarjo. Pemerintah akan terus support. Pendidikan juga harus diperhatikan. Jangan sampai karena menjadi atlet kemudian pendidikannya tertinggal,” kata Subandi.
Bupati Subandi mengatakan dukungan pendidikan bagi atlet diberikan mulai jenjang SD, SMP, SMA hingga perguruan tinggi. Bagi atlet yang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, Pemkab Sidoarjo akan mendorong kerja sama dengan kampus di Sidoarjo maupun Surabaya, termasuk melalui program beasiswa bagi atlet berprestasi.
Menurutnya, pembinaan atlet juga tidak boleh berhenti pada latihan dan keikutsertaan dalam pertandingan. Para atlet perlu mendapatkan bekal yang dapat membantu mereka menghadapi kehidupan setelah tidak lagi aktif sebagai atlet.
“Saya minta Pak Sekda dan jajaran, anak-anak ini juga dipikirkan ke depannya, termasuk pekerjaannya. Jadi, pemerintah tidak hanya mendampingi mereka saat bertanding, tetapi juga mendampingi masa depannya,” ujarnya.
Bupati Subandi menilai Sidoarjo memiliki banyak atlet berprestasi yang telah mengharumkan nama daerah. Karena itu, pembinaan akan terus dilakukan agar atlet dapat berkembang dan mengikuti berbagai kejuaraan, mulai tingkat kabupaten, provinsi hingga nasional.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber