:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/banyuwangi-pembangunan-yang-inklusif-mendapat-dukungan-langsung-dari-Liliane-Foundation.jpg)
SURYA.co.id, BANYUWANGI – Komitmen Pemerintah Kabupaten Banyuwangi memperluas pembangunan yang inklusif mendapat dukungan dari Liliane Foundation (LF), lembaga nonpemerintah asal Belanda yang bergerak dalam pemenuhan hak dan pemberdayaan anak serta pemuda penyandang disabilitas.
Dukungan itu disampaikan Programme Manager Liliane Foundation Belanda, Classina Nicole, saat bertemu Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani di Banyuwangi, Jawa Timur, Selasa (22/9/2026).
Pertemuan tersebut turut dihadiri tim pelaksana nasional NLR Indonesia serta mitra pelaksana program di Banyuwangi, Aura Lentera dan Rumah Literasi.
Classina mengatakan Liliane Foundation selama ini mendukung anak dan pemuda penyandang disabilitas di berbagai negara, termasuk Indonesia, melalui kerja sama dengan mitra lokal.
Di Indonesia, program tersebut dijalankan NLR Indonesia melalui Building Effective Networking (BEN).
Menurut Classina, Banyuwangi menjadi satu-satunya daerah yang memperoleh tiga program sekaligus karena dinilai memiliki komitmen tinggi dari pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan.
“Karena komitmen tinggi dari pemerintah dan stakeholder di sini, Banyuwangi menjadi satu-satunya daerah yang mendapatkan tiga program sekaligus,” ujar Classina.
Tiga program tersebut mencakup Community Based Rehabilitation (CBR) atau rehabilitasi berbasis masyarakat, Meaningful Youth Participation yang mendorong pemberdayaan dan partisipasi anak serta remaja, dan Body Talk yang berfokus pada pencegahan kekerasan seksual berbasis gender.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber