
Surabaya (ANTARA) – Dinas Perindustrian dan Ketenagakerjaan (Disperinaker) Kota Surabaya membantu pelaku industri kecil dan menengah (IKM) di kota setempat bisa menembus pasar internasional dengan menggelar Coaching Clinic Export.
Kepala Disperinaker Kota Surabaya Agus Hebi Djuniantoro di Surabaya, Rabu, mengatakan coaching clinic atau bimbingan singkat ini untuk menyiapkan pelaku usaha yang ingin melakukan ekspor.
“Pemkot bekerja sama dengan Export Center Surabaya (ECS) dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) pada kegiatan ini,” katanya.
Ia mengatakan, terdapat 30 pelaku IKM yang mendapatkan pendampingan berupa kurasi produk yang akan diekspor ke luar negeri.
“Produk-produk mereka itu nantinya dikurasi. Nah, kurasi tersebut memerlukan ubahan teknik, misal kemasannya itu bagaimana kalau ekspor, kemudian tampilan produknya, hingga sertifikasinya harus bagaimana,” tuturnya.
Hebi menjelaskan, pendampingan ini akan membantu para pelaku IKM untuk memenuhi prosedur kelayakan sesuai ketentuan ekspor serta diajarkan bagaimana cara menawarkan produk secara cepat dan menarik.
“Nah, ini kita bantu, kita dorong industri kecil menengah untuk memenuhi syarat-syarat ekspor. Yang mengkurasi nanti ya Export Center tadi, dia kan punya buyer-buyer (pembeli) dari luar negeri. Nanti oleh ITS diajarkan bagaimana menawarkan barang secara cepat dan membuat produk itu menarik,” ucapnya.
Hebi menyebutkan, coaching clinic tersebut akan digelar berkelanjutan menyesuaikan klasifikasinya.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber