
Akhir-akhir ini, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mendominasi pemberitaan di berbagai media massa. Sejumlah wilayah di Sumatera, Kalimantan, Papua, Maluku, hingga NTB seolah ‘kompak’ membentuk rangkaian cincin api.
Meski dampaknya tidak seheboh di Kalimantan atau Sumatera, kondisi di sejumlah titik Pulau Jawa tidak lebih baik. Kawasan konservasi seperti savana Gunung Bromo dan Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen pun tidak luput dari amuk si jago merah.
Sungguh ironi dan memprihatinkan. Di satu sisi, belum terlihat tanda-tanda pemerintah mampu memitigasi dampak ‘rutin’ tahunan tersebut. Di sisi lain, masih banyak warga berlalu-lalang tanpa mengenakan masker di tengah kepungan asap.
Apakah publik belum memahami dampak polusi asap karhutla sebagai kondisi darurat gangguan kesehatan masyarakat?
PT RADIO FISKARIA JAYA SUARA SURABAYA, Suara Surabaya Media www.suarasurabaya.net adalah portal berita yang berdiri sejak tahun 1999, bagian dari Suara Surabaya Media yang lahir sejak 11 Juni 1983
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber