Jember (beritajatim.com) – Dua benda purbakala berupa batu yoni di sebuah situs cagar budaya Desa Pocangan, Kecamatan Sukowono, Kabupaten Jember, Jawa Timur, dilaporkan raib. Lokasi tersebut berada tepat di perbatasan Kabupaten Jember dan Kabupaten Bondowoso.

“Ma Imam bilang, ada batu yoni di sana, beserta pasangannya. Setelah jumpa dengan warga setempat, kami bertiga baru tahu jika batu bersejarah itu telah raib dicuri orang sekitar dua bulan lalu,” kata RZ Hakim kepada beritajatim.com, Kamis (24/9/2026).

Hilangnya dua benda purbakala itu diketahui Hakim saat melakukan perjalanan ekspedisi gumuk bersama dua orang rekannya pada Rabu (23/9/2026). Hal ihwal keberadaan batu yoni tersebut sebelumnya diketahui Hakim dari seorang arkeolog lokal, Imam Jazuli.

Batu yoni tersebut diduga berasal dari era klasik zaman Medang atau sebelum Majapahit. Menurut informasi yang diterima Hakim, hilangnya batu yoni di Pocangan bersamaan dengan acara selapanan di kampung terdekat, sekitar pukul setengah lima sore.

Sebelumnya, batu lingga sudah lebih dulu raib. Batu yoni yang berbentuk cekung itu mulanya berada di sebuah pemakaman kuno yang hanya terdiri atas dua nisan.

Orang setempat menyebut lokasi tersebut Asta Pocangsari, sementara ada juga yang menyebutnya Mocangsari. “Keduanya sudah tercatat sebagai Obyek Cagar Budaya (OCB),” kata Hakim.

Tidak diketahui nisan itu milik siapa. Nisan tua tersebut telah hilang terlebih dahulu sebelum pandemi Covid-19.

Konon, menurut Hakim, bila lumut di batu nisan itu digosok menggunakan ujung celurit, akan menimbulkan suara yang nyaring, seperti logam yang berjumpa dengan logam. Hakim menyayangkan hilangnya batu tersebut.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *