:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/rs-hewan-banyuwangi.jpg)
SURYA.CO.ID BANYUWANGI – RSH Banyuwangi kini memiliki unit layanan khusus penyakit dalam dan bedah hewan, hasil kolaborasi Pemkab Banyuwangi dan FIKKIA Universitas Airlangga untuk memperluas penanganan kesehatan hewan secara lebih spesifik bagi masyarakat untuk kebutuhan penanganan.
Unit layanan tersebut berada di kompleks RSH Banyuwangi, Jalan RA Kartini Nomor 56. Banyuwangi Jawa Timur. Kehadirannya melengkapi layanan kesehatan hewan yang sebelumnya telah tersedia sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap penanganan kesehatan hewan yang lebih spesifik.
Terdapat lima bidang yang dapat ditangani di unit tersebut, yakni penyakit dalam, bedah, reproduksi, nutrisi, dan patologi anatomi.
Layanan ini didukung sejumlah peralatan pemeriksaan, di antaranya hematology analyzer, pemeriksaan kimia darah, ultrasonografi (USG), X-Ray, pemeriksaan histopatologi, serta pemeriksaan parasit.
Layanan tersebut juga akan diperkuat dengan kehadiran dokter hewan yang memiliki keahlian di berbagai bidang.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan, pengembangan layanan tersebut menjadi bagian dari upaya pemkab meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan hewan sekaligus memperkuat keberadaan RSH Banyuwangi sebagai fasilitas kesehatan hewan rujukan.
“Unit tambahan ini melengkapi layanan kesehatan yang sebelumnya sudah ada di RSH Banyuwangi,” kata Ipuk saat meresmikan Unit Layanan Khusus Penyakit Dalam dan Bedah, dalam rangkaian Peringatan Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan ke-190, Kamis (24/9/2026).
Menurut Ipuk, keberadaan unit layanan ini sangat bermanfaat bagi Banyuwangi mengingat Banyuwangi dikelilingi tiga taman nasional yang dihubi oleh aneka fauna.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber