
Sebelum terseret perkara hukum, YS menjalani kehidupan sederhana sebagai teknisi AC. Penghasilannya digunakan untuk memenuhi kebutuhan istri dan kedua anaknya.
Kini, istrinya harus menjalankan dua peran sekaligus. Selain mengasuh anak, ia bekerja serabutan sebagai asisten rumah tangga untuk membayar kontrakan dan mencukupi kebutuhan keluarga.
Di tengah masa hukumannya, YS masih menyimpan pertanyaan mengenai status HGI. Ia mengaku sebagai masyarakat awam tidak memahami aspek hukum dari aplikasi yang dimainkannya.
YS mengaku menyesal telah mengunduh dan memainkan HGI. Namun, ia mempertanyakan mengapa aplikasi yang menurut pengakuannya dapat ditemukan melalui toko aplikasi justru membawanya berhadapan dengan hukum.
“Saya masyarakat kecil, tidak paham hukum. Tapi mengapa yang katanya HGI bukan judi, saya dihukum karena di HP saya ada aplikasi HGI? Polisi menegaskan kalau aplikasi Kadal atau HGI adalah judi,” ujarnya.
YS mengaku mengetahui pemerintah sebelumnya pernah melakukan pemutusan akses terhadap Higgs Domino Island (HDI) karena dikaitkan dengan aktivitas perjudian online. Ia juga mengetahui adanya sikap keagamaan yang menyatakan permainan tersebut haram.
Menurut YS, HGI kemudian kembali tersedia dan dapat ditemukan di toko aplikasi. Ia juga menyebut aplikasi tersebut pernah menggelar sejumlah kegiatan atau event di berbagai kota.
“Karena sudah resmi lagi, makanya saya download HGI dan memainkan. Saya tidak pernah jual beli chip atau koin,” katanya.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber