Kabupaten Malang, blok-a.com – Rencana pembangunan Alun-alun Kepanjen di kawasan Stadion Kanjuruhan masih dimatangkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang. Salah satu perhatian utama dalam perencanaan tersebut yakni memastikan keberadaan ruang publik tidak mengganggu standar keamanan stadion yang kini telah memenuhi standar FIFA.

Kepala Bappeda Kabupaten Malang, Tomie Herawanto, mengatakan alun-alun nantinya akan dirancang sebagai ruang publik yang dapat dimanfaatkan masyarakat. Sejumlah fasilitas, mulai dari ruang terbuka hijau hingga area hiburan, masuk dalam konsep yang sedang disiapkan.

“Ada ruang terbuka hijau pasti. Ada semacam hiburan seperti biang lala. Artinya memang itu betul untuk publik,” kata Tomie saat dikonfirmasi, Jumat (25/9/2026).

Namun, konsep ruang publik tersebut harus disesuaikan dengan karakter Stadion Kanjuruhan sebagai stadion berstandar internasional. Aspek keselamatan menjadi salah satu pertimbangan utama dalam menentukan desain dan pola pemanfaatan kawasan.

“Stadion itu kan sudah taraf internasional, standarnya standar FIFA sekarang. Sehingga itu sisi safety itu dijaga betul,” imbuhnya.

Tomie mengungkapkan, standar keamanan tersebut berkaitan dengan penyelenggaraan pertandingan sepak bola, khususnya ketika stadion digunakan untuk kompetisi dengan level tinggi. Karena itu, akses masyarakat ke kawasan stadion nantinya perlu diatur agar tidak mengganggu aspek keamanan saat pertandingan berlangsung.

Pemkab Malang masih mengkaji pola yang memungkinkan fungsi alun-alun sebagai ruang publik tetap berjalan tanpa mengurangi aspek keselamatan stadion. Salah satu kemungkinan yang dibahas yakni pengaturan akses atau pembatasan kawasan ketika pertandingan digelar.

“Kemungkinan-kemungkinan masih bisa terjadi. Kita masih mengkaji, tapi itu nanti akan menjadi salah satu tolok ukur pertimbangan,” ungkap Tomie.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *