:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Penyelesaian-proyek-jalan-ini-ditargetkan-tuntas-akhir-tahun-ini.jpg)
SURYA.co.id, SIDOARJO – Frontage road Waru-Buduran di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, tinggal menyisakan sekitar 200 hingga 250 meter jalur yang belum tersambung.
Pemerintah Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur menargetkan seluruh ruas tersebut rampung sebelum pergantian tahun sehingga bisa beroperasi penuh pada momentum Tahun Baru 2027.
Sebagian besar frontage road dari Waru hingga Buduran kini telah terbangun dan digunakan kendaraan setiap hari.
Namun, adanya satu titik yang belum tersambung membuat jalur alternatif tersebut belum dapat beroperasi secara utuh.
Penyelesaian ruas yang tersisa kini menjadi perhatian Pemkab Sidoarjo, terutama karena frontage road tersebut diproyeksikan menjadi jalur pendukung arus lalu lintas Sidoarjo-Surabaya, Jawa Timur.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPUBMSDA) Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, M Makhmud, mengatakan pengerjaan fisik dari sisi selatan atau Jenggolo terus berlangsung.
Tim di lapangan mulai menggarap lahan di sekitar rumah dinas PT Kereta Api Indonesia untuk menyambungkan titik jalan yang masih terputus.
“Secara fisik, jarak jalan yang belum tersambung menuju Waru tidak lagi panjang, kurang lebih tinggal 200 sampai 250 meter,” ujar Makhmud kepada SURYA.co.id, Jumat (25/9/2026).
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber