Madiun (ANTARA) – Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, Jawa Timur, memastikan pasokan LPG bersubsidi ukuran 3 kilogram di wilayahnya tetap aman dan distribusinya berjalan lancar dan aman, sehingga masyarakat tidak perlu panik.

Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun di Madiun, Jumat, mengatakan untuk menjaga kelancaran pasokan dan distribusi LPG bersubsidi tersebut dilakukan dengan terus memperkuat sinergi bersama Pertamina, Hiswana Migas, Dinas Perdagangan, agen dan pangkalan.

“Sinergi ini harus dilakukan, karena merupakan upaya koordinasi seluruh pemangku kepentingan untuk memantau, menangkap dan mengevaluasi kendala yang muncul, sehingga tidak sampai menjadi masalah yang besar. Pertemuan dan kolaborasi tersebut penting dilakukan sekaligus berbagi informasi kondisi yang ada di lapangan untuk penanganan jika ada masalah,” ujarnya.

Menurut dia, koordinasi lintas sektor tersebut dinilai penting agar potensi persoalan dapat diketahui dan diantisipasi sebelum berdampak kepada masyarakat.

Sejauh ini, lanjutnya, kondisi stok LPG di Kota Madiun masih aman dan belum terdapat laporan kelangkaan. Meski demikian, pengawasan tetap perlu dilakukan seiring meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat, termasuk pelaku UMKM dan pedagang yang membutuhkan LPG untuk menunjang kegiatan usahanya.

Selain ketersediaan, Plt wali kota juga menekankan pentingnya memastikan distribusi LPG 3 kg tepat sasaran. Pengawasan perlu dilakukan bersama oleh seluruh pemangku kepentingan agar LPG bersubsidi tersebut dapat diterima masyarakat yang membutuhkan.

Pihaknya juga meminta warga Kota Madiun tidak mudah percaya akan informasi mengenai kelangkaan LPG ataupun BBM yang berasal dari sumber atau kanal yang tidak jelas.

Sales Branch Manager PT Pertamina Patra Niaga Wilayah Jatimbalinus Gatot Subroto mengatakan pemantauan kondisi pasokan dan kelancaran distribusi dilakukan setiap hari.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *