
Jombang, Beritasatu.com – Warga Kabupaten Jombang, Jawa Timur, sukses memanfaatkan bambu menjadi berbagai produk anyaman estetik bernilai tinggi. Hasil olahan bambu tersebut menghasilkan cuan beromzet ratusan juta rupiah.
Produk anyaman bambu tersebut hasil kreasi Arief Susanto, warga Desa Grogol, Kecamatan Diwek, Jombang. Mantan buruh sebuah pabrik kayu ini menekuni usaha kerajinan bambu sejak 2020.
Dia mengaku usaha anyaman bambu yang ditekuni beragam, seperti kerajinan tatakan buah, aksesoris tempat makanan, dan rantang besek. Hingga saat ini, produknya banyak dikenal masyarakat di berbagai penjuru Tanah Air.
Arief menceritakan usaha anyaman bambu ini mulai digeluti saat dirinya terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) saat pandemi Covid-19. “Dulu saya kerja di pabrik kayu terkena PHK saat pandemi,” katanya, Rabu (1/5/2024).
Arief mengaku mulai merintis usahanya menggunakan modal uang pesangon PHK. Padahal, dia belum pernah membuat produk anyaman bambu. Dia kemudian memantapkan hati membuat kerajinan dari bahan bambu. Kerajinan ini dipilih karena bahan bambu melimpah.
“Saya belum kenal kerajinan ini, terjun ke bambu karena prospek tenaga kerja dan peluangnya besar,” ungkap dia.
Berkat kreativitasnya, kini usaha Arief berkembang dan diminati banyak orang. Penjualannya hingga ke berbagai daerah di Jawa dan luar Jawa. “Omzetnya dari Rp 40-60 juta, sekarang Rp 100 juta lebih sebulan,” kata dia.
Pasarnya mulai Aceh, Jambi, Palembang, dan Pulau Jawa. “Yang ramai saat ini permintaan dari Kalimantan, Papua untuk produk kuliner, restoran, hotel,” kata dia.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber