Madiun (beritajatim.com) – Kementerian Haji dan Umrah RI resmi menggelar Kick Off Manasik Haji Akbar dan Expo UMKM & Ekosistem Haji dan Umrah 2026 di Stadion Wilis, Kota Madiun, Jumat (25/9/2026).

Agenda berskala nasional ini dibuka langsung Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf (Gus Irfan), dan berlangsung hingga 27 September 2026.

Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi momentum penguatan manasik bagi calon jemaah haji, tetapi juga menjadi wadah pengembangan ekosistem ekonomi haji dan umrah dengan melibatkan pelaku UMKM serta produk dalam negeri.

Gus Irfan mengatakan, manasik perlu dilakukan sejak dini untuk membekali jemaah agar lebih mandiri saat menjalankan ibadah di Tanah Suci. Jemaah diharapkan memahami rukun dan wajib haji serta memiliki pengetahuan yang cukup sebelum keberangkatan.

“Kita ingin jemaah mandiri dan paham rukun wajib haji. Perbedaan pandangan fikih juga kita selesaikan di tanah air lewat manasik ini,” ujar Gus Irfan.

Menurutnya, penguatan ekosistem haji tidak hanya berkaitan dengan aspek ibadah. Pemerintah juga mendorong agar besarnya aktivitas ekonomi dalam penyelenggaraan haji dan umrah dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Indonesia.

Salah satunya dengan memperbesar penggunaan produk dalam negeri untuk memenuhi kebutuhan jemaah selama berada di Arab Saudi. Pelaku UMKM juga didorong agar dapat masuk ke dalam rantai pasok ekosistem haji dan umrah.

“Expo ini bagian dari upaya kita agar ibadah haji dan umrah bisa memberikan kemanfaatan secara ekonomis bagi masyarakat Indonesia. Salah satunya mendorong penggunaan barang-barang produk dalam negeri untuk kebutuhan jemaah kita di Tanah Suci,” jelasnya.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *