
SURABAYA (Kabarjawatimur) – Upaya meramaikan Sentra Wisata Kuliner (SWK) di Kota Surabaya membutuhkan kolaborasi berbagai pihak. Tidak hanya pemerintah dan para pedagang, tetapi juga
SURABAYA (Kabarjawatimur) – Program Kampung Pancasila kembali digelorakan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Tak sekadar menjadi ajang perlombaan antarwilayah, program tersebut diarahkan menjadi ruang untuk
SURABAYA,(kabarjawatimur.com) – RSUP Kemenkes Surabaya peringati World Heart Day. Dalam momentum tersebut RSUP mengingatkan masyarakat bahwa menjaga kesehatan jantung tidak cukup dilakukan ketika penyakit sudah muncul. Pencegahan dan pengendalian faktor risiko justru menjadi langkah penting untuk menekan angka penyakit kardiovaskular.
Penyakit jantung tidak hanya berdampak pada kondisi pasien. Ketika seseorang mengalami penyakit jantung, beban tersebut juga dapat dirasakan oleh keluarga, baik dari sisi psikologis maupun pembiayaan pengobatan.
Karena itu, edukasi mengenai pola hidup sehat dan pemeriksaan kesehatan secara berkala dinilai perlu terus diperkuat. Masyarakat diimbau mulai memperhatikan berbagai faktor risiko, seperti kebiasaan merokok, pola makan tidak sehat, kurang aktivitas fisik, tekanan darah tinggi hingga stres.
Direktur RSUP Kemenkes Surabaya, dr. Martha M.L. Siahaan, S.H., MARS, M.H.Kes, mengatakan upaya menjaga kesehatan masyarakat harus berjalan beriringan antara pencegahan, pelayanan medis dan dukungan sistem pembiayaan kesehatan.
Menurutnya, rumah sakit membutuhkan kepastian pembiayaan agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan, mulai dari ketersediaan obat, alat kesehatan hingga kebutuhan operasional lainnya.
“Jangan sampai ketika masyarakat membutuhkan pelayanan kesehatan, rumah sakit justru tidak berdaya karena persoalan pembiayaan. Rumah sakit membutuhkan kepastian untuk membeli barang, alat, obat, dan membayar kebutuhan pelayanan,” ujar dr. Martha, Minggu (27/9/2026).
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber