Mojokerto (Beritajatim.com) – Kebakaran melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Belahantengah, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto. Api membakar gunungan sampah di sektor timur hingga meluas sekitar 60 persen dari total area timbunan sampah.

Kebakaran pertama kali diketahui pada Sabtu (26/9/2026) sekitar pukul 14.30 WIB. Saat itu, petugas TPA menemukan titik asap di bagian belakang gedung pemilahan sampah. Selain menerjunkan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar), petugas juga membongkar timbunan sampah.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mojokerto, Rachmat Suharyono mengatakan, kondisi angin yang cukup kencang membuat api dengan cepat membesar dan menjalar ke timbunan sampah. Hingga mencapai sekitar 60 persen area TPA Belahantengah yang terbakar.

“Awalnya petugas TPA menemukan titik asap. Karena hembusan angin yang kencang, api cepat membesar. Kita sudah mencoba melakukan pemadaman dengan APAR, namun kencangnya angin membuat api cepat besar,” ungkapnya, Minggu (27/9/2026).

Foto BeritaJatim.comFoto BeritaJatim.com
TPA Belahantengah, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto terbakar pada Sabtu (26/9/2026). [Foto : ist]

Upaya pemadaman kemudian diperkuat dengan melibatkan sejumlah pihak. DLH Kabupaten Mojokerto berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, Unit Damkar 503 Mayangkara, hingga Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto untuk mengerahkan armada dan personel ke lokasi.

“Kami berkoordinasi dengan BPBD, komponen kekuatan termasuk Unit Damkar 503 Mayangkara, dragon, bahkan Pemkot Mojokerto kita libatkan. Sehingga penanganan yang menjalar bisa kita padamkan sekitar pukul 23.30 WIB. Api membakar sekitar 60 persen area TPA,” jelasnya.

Meski api utama berhasil dipadamkan pada Sabtu malam, petugas masih harus melakukan penanganan pada Minggu pagi. Beberapa titik api kembali muncul dari dalam timbunan sampah. Rachmat menyebut luas timbunan sampah yang terbakar mencapai sekitar 2.500 meter persegi.

“Timbunan sampah ini luasnya 50 kali 50, yang terbakar sekitar 2.500 meter persegi atau 60 persen yang terbakar. Untuk mencegah api kembali membesar, petugas melakukan pembasahan secara intensif,” katanya.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *