:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/lyly-di-gelaran-dbl.jpg)
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA – Basket bukanlah olahraga yang sejak kecil akrab dengan Lyly Suryani. Tumbuh di Kediri, Jawa Timur, Lyly justru lebih dekat dengan lingkungan yang mengenal olahraga voli.
Pertemuannya dengan basket baru terjadi ketika duduk di kelas VIII SMPN 1 Mojo Kediri. Saat itu, pelatih basket di sekolah mengajaknya mencoba cabang olahraga yang bahkan belum benar-benar ia kenal.
Lyly yang sejak kecil memang senang beraktivitas fisik akhirnya menerima tawaran tersebut. Keputusan sederhana untuk mencoba basket itu kemudian menjadi awal dari perjalanan yang membawanya ke berbagai turnamen hingga panggung Honda DBL.
“Aku enggak kenal basket itu apa. Olahraga apa itu, kayak belum familier di lingkunganku. Terus ditawarin, ya sudah, mau,” ujar Lyly.
Dari sekadar mencoba, Lyly perlahan menemukan ketertarikan. Ia mulai mengikuti berbagai pertandingan dan mendapatkan pengalaman bertanding.
Salah satu kesempatan penting datang ketika dirinya mengikuti seleksi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) dan berhasil terpilih.
Perjalanan tersebut menjadi pengalaman tersendiri bagi Lyly. Pasalnya, basket bukan olahraga yang populer di lingkungan tempat tinggalnya.
Keluarga Lyly pun lebih dekat dengan voli. Bahkan, sang nenek sempat mempertanyakan keputusannya ketika Lyly mulai serius menekuni basket.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber