Sarjana Manajemen Pendidikan Islam – STIT – Al Urwatul Wutsqo Jombang (2019), Magister Manajemen Pendidikan Islam – Unipdu Jombang (2023). Jurnalis, Akademisi dan Penulis Buku, Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2020. Meliput berbagai topik, termasuk politik, hukum, religi, seni, budaya dan sejarah.

JOMBANG – Ada yang berbeda dari gelaran event lari di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Minggu (27/9/2026).

Ribuan pelari tak hanya ditantang mengejar catatan waktu terbaik, tetapi juga diajak menjaga kebersihan lingkungan dengan memungut sampah plastik di sepanjang rute.

Sekitar 1.500 runners dari Jombang dan sejumlah daerah lainnya ambil bagian dalam Gema Play Run, yang digelar Gema Frozen bersama Sukahati Creative Organizer dalam rangka memperingati anniversary ke-6 Gema Frozen.

Sejak garis start, para peserta tak hanya berlari mengejar pace. Mereka juga dibekali misi untuk mengumpulkan sampah yang ditemukan sepanjang perjalanan.

Konsep tersebut menjadi pembeda Gema Play Run dari event lari pada umumnya. Mengusung tema “Jombang Cantik Tanpa Sampah Plastik”, penyelenggara ingin menjadikan olahraga sekaligus momentum untuk mengajak masyarakat lebih peduli terhadap persoalan sampah.

Sampah plastik yang dikumpulkan runners kemudian dibawa ke area finis dan diserahkan kepada tenant @beresin_sampah untuk dikelola. Bahkan, peserta yang berhasil mengumpulkan sampah paling banyak mendapat hadiah uang tunai dari panitia.

“Lari bukan cuma soal finish lebih dulu, tapi juga tentang meninggalkan lingkungan yang lebih bersih dari saat kita memulainya,” ujar Managing Director Gema Frozen, Nuria Rahmatin, Minggu (27/9/2026).

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *