:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/madura/foto/bank/originals/Bupati-Pamekasan-Madura-KH-Kholilurrahman-berkomitmen-melestarikan-budaya-kekayaan-daerah.jpg)
TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN – Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Madura, berupaya memastikan bahasa, tradisi, kesenian, hingga kebudayaan lokal tetap hidup di tengah perkembangan zaman.
Bupati Pamekasan, KH Kholilurrahman, menegaskan hal tersebut saat menerima audiensi Dewan Kesenian Pamekasan (DKP) di Peringgitan Dalam Rumah Dinas Bupati, Kamis (24/9/2026).
Lebih dari itu, keberadaan budaya berkaitan erat dengan identitas dan eksistensi suatu masyarakat.
Pihaknya mengibaratkan hilangnya tradisi sebagai salah satu hal yang dapat membuat identitas sebuah bangsa perlahan memudar.
Satu di antara contoh yang disampaikannya adalah peradaban Babylon yang menurutnya mengalami kehilangan identitas seiring dengan memudarnya tradisi dan eksistensinya.
Pengalaman tersebut, lanjut dia, perlu menjadi pembelajaran bagi Pamekasan yang memiliki beragam kekayaan budaya.
Orang nomor satu di Bumi Gerbang Salam itu berharap, masyarakat bersama pemerintah dapat menjaga keberadaan bahasa dan budaya lokal agar tetap dikenal serta diwariskan kepada generasi berikutnya.
“Nah, kita ingin bahwa kita bagaimana tetap bisa bertahan bahasanya, kemudian budayanya, dan lain-lain, sehingga dengan demikian bisa tetap eksis,” terangnya.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber