Dinsos Kabupaten Kediri memberikan pembekalan teknis SIKS-NG kepada operator desa untuk mempercepat perbaikan desil.

Operator desa menjadi garda depan pengusulan perubahan data sesuai kondisi kesejahteraan warga.

Sebanyak 6.245 penerima bansos dihentikan karena terindikasi atau terafiliasi judi online dan dapat mengajukan klarifikasi.

Kediri (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri melalui Dinas Sosial mempercepat pembaruan data tingkat kesejahteraan masyarakat melalui pembekalan teknis aplikasi Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) bagi operator desa.

Kegiatan tersebut secara khusus membahas mekanisme perbaikan desil, yakni peringkat kesejahteraan yang digunakan dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

Pembekalan digelar sebagai tindak lanjut arahan Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana atau Mas Dhito setelah banyak masyarakat menyampaikan aduan mengenai desil yang dinilai belum sesuai dengan kondisi kesejahteraan sebenarnya.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kediri Subur Widono mengatakan, pembaruan data penting karena desil menjadi salah satu acuan dalam penyaluran bantuan sosial (bansos).

Sejak sosialisasi mengenai mekanisme perbaikan dilakukan, jumlah warga yang mengajukan pembaruan data terus bertambah. Hingga September 2026, tercatat 24.905 warga Kabupaten Kediri telah datang ke pemerintah desa untuk mengurus perbaikan desil.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *