Ratusan sopir truk yang menggelar aksi unjuk rasa memblokade kawasan Bundaran Waru, Sidoarjo, Rabu (30/9/2026). Para sopir turun dari kendaraan dan memarkir truk towing mereka di badan jalan hingga membuat arus lalu lintas di kawasan penghubung Sidoarjo-Surabaya itu tersendat.

Pantauan detikJatim di lokasi, sejumlah truk peserta aksi berhenti dan truknya diparkir di ruas jalan sekitar Bundaran Waru. Para sopir kemudian turun dari truk dan berkumpul di sekitar kendaraannya sambil membawa sejumlah atribut aksi.

Aksi tersebut dilakukan ratusan sopir yang tergabung dalam Gerakan Sopir Jawa Timur (GSJT). Sekitar 250 armada, mulai truk towing, colt diesel hingga truk fuso, dikerahkan untuk mengikuti unjuk rasa dan bergerak menuju sejumlah instansi di Surabaya.

Blokade di kawasan Bundaran Waru berdampak terhadap kelancaran lalu lintas. Kendaraan yang melintas harus memperlambat laju karena sebagian ruas jalan digunakan untuk parkir truk peserta aksi.

Salah satu sopir, Firman mengatakan, persoalan BBM jenis solar menjadi salah satu tuntutan utama yang mereka suarakan dalam aksi tersebut. Ia mengaku para sopir mengalami kesulitan mendapatkan solar untuk memenuhi kebutuhan operasional kendaraan.

Setelah dari kawasan Bundaran Waru, massa berencana melanjutkan aksi ke sejumlah instansi di Surabaya. Lokasi yang dituju antara lain Kantor Dishub Provinsi Jawa Timur, Pertamina MOR V/Jatimbalinus, kantor Jasa Raharja, dan Kantor Gubernur Jawa Timur.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *