
Surabaya (beritajatim.com) – Produk nasabah PT BPR Jatim (Perseroda) atau Bank UMKM Jawa Timur dari berbagai daerah mulai menjangkau pasar di luar Jawa Timur hingga pasar internasional. Perluasan akses tersebut terlihat dalam keikutsertaan Bank UMKM Jatim pada Misi Dagang dan Investasi Jawa Timur-Arab Saudi di Jeddah, Arab Saudi, 24 September 2026, serta Misi Dagang dan Investasi Jawa Timur-Sumatera Utara di Medan, 29 September 2026.
Dalam misi dagang ke Arab Saudi, Bank UMKM Jatim membawa dua nasabah unggulan, yakni Bibit Unggul Blitar dan Desa Wisata Jambu Kabupaten Kediri.
Desa Wisata Jambu Kediri yang dikelola Agus Joko Susilo bahkan berhasil memperoleh komitmen transaksi senilai Rp500 juta untuk ekspor entres alpukat. Nasabah Kredit Prokesra tersebut mengelola destinasi wisata pedesaan sekaligus menyediakan berbagai bibit tanaman buah unggul seperti alpukat, kelengkeng, durian, dan lainnya.
Selain komitmen transaksi ekspor entres alpukat, kedua nasabah Bank UMKM Jatim tersebut juga mendapatkan penawaran untuk mengisi Lulu Hypermarket, toserba di Jeddah.
Misi Dagang dan Investasi Jawa Timur-Arab Saudi di Jeddah sendiri mencatat potensi transaksi sebesar Rp6,716 triliun. Di dalam capaian tersebut, komitmen transaksi senilai Rp500 juta dari nasabah Bank UMKM Jatim menjadi salah satu peluang perdagangan yang diperoleh pelaku usaha binaan bank tersebut.
Direktur Utama PT BPR Jatim (Perseroda) Irwan Eka Wijaya mengatakan keterlibatan Bank UMKM Jatim dalam misi dagang tersebut merupakan bagian dari upaya memperluas dukungan kepada nasabah. Menurutnya, pembiayaan merupakan salah satu fondasi pengembangan usaha, tetapi pelaku UMKM juga membutuhkan akses jejaring dan pasar.
“Bank UMKM Jatim ingin memberikan dukungan yang lebih luas kepada nasabah. Pembiayaan merupakan salah satu fondasi, tetapi kami juga ingin mendorong nasabah agar dapat berkembang, memperluas jejaring, dan menemukan peluang pasar baru, termasuk pasar internasional,” ujar Irwan.
Menurut Irwan, keterlibatan Bibit Unggul Blitar dan Desa Wisata Jambu menunjukkan bahwa pelaku usaha Jawa Timur memiliki beragam potensi yang dapat dikembangkan untuk menjangkau pasar global.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber