
WARISAN LELUHUR: Grup Tongtong Satsetsot ketika berantraksi dalam festival musik tongtong Sumenep di jalan Urip Sumoharjo, Kecamatan Kota.
JawaPos.com – Festival Musik Tongtong tidak hanya menghadirkan kemeriahan pertunjukan seni tradisional, tetapi juga menyimpan potensi besar untuk memperkuat sektor pariwisata Sumenep. Kehadiran kelompok musik dari berbagai daerah menjadi daya tarik tersendiri yang mampu mengundang masyarakat untuk datang dan menyaksikan langsung kesenian khas Madura tersebut.
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, penyelenggaraan festival secara konsisten menjadi salah satu strategi untuk memperkenalkan potensi budaya daerah kepada khalayak yang lebih luas. Menurut dia, musik tongtong memiliki daya tarik yang tidak hanya dinikmati masyarakat lokal, tetapi juga berpotensi mengundang wisatawan dari luar daerah.
Dia menjelaskan, pengakuan Festival Musik Tongtong dalam Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 menjadi peluang untuk memperkuat promosi pariwisata daerah. Status tersebut diharapkan dapat meningkatkan perhatian publik terhadap Sumenep sebagai daerah yang memiliki kekayaan budaya.
“Selain menjadi tontonan, festival juga memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat tradisi dan karakter kesenian Madura,” ucapnya.
Fauzi menegaskan, musik tongtong harus terus dikembangkan agar mampu memberikan manfaat yang lebih luas, baik dari sisi pelestarian budaya maupun promosi daerah. Dia berharap, festival budaya tersebut dapat mendorong peningkatan kunjungan wisatawan ke Sumenep.
Prediksi Skor Belgia vs Prancis di Liga Nations UEFA: Les Bleus Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UEFA Nations League: Misi Berat Kvaratskhelia Cs di Kandang
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber