Banyuwangi (ANTARA) – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, terus mendistribusikan air bersih untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak kekeringan di 18 dusun yang tersebar di lima kecamatan.

Sejak 22 Juli hingga 27 September 2026, pemerintah daerah setempat telah mendistribusikan 764 ribu liter air bersih ke wilayah terdampak kekeringan di lima kecamatan, yakni Kecamatan Srono, Cluring, Tegaldlimo, Bangorejo dan Kecamatan Pesanggaran.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyuwangi Partana di Banyuwangi, Rabu, menyampaikan musim kemarau di Banyuwangi telah berlangsung sejak Mei 2026.

“Berdasarkan rilis BMKG, awal musim hujan di Jawa Timur tidak terjadi secara bersamaan, sebagian wilayah diprediksi mulai memasuki musim hujan pada November, sedangkan wilayah lainnya baru menyusul pada Desember 2026, salah satunya Banyuwangi,” katanya.

Pertana menyampaikan musim kemarau yang berlangsung cukup panjang mengakibatkan sejumlah wilayah di Banyuwangi mengalami kekeringan dan membutuhkan pasokan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Menurutnya, Pemkab Banyuwangi juga telah menetapkan status siaga kekeringan sebagai langkah penanganan dampak kemarau, salah satu upaya yang dilakukan adalah mendistribusikan air bersih secara rutin ke wilayah terdampak.

“Pendistribusian air bersih terus kami lakukan hingga status siaga kekeringan selesai, dan air bersih ini untuk memenuhi kebutuhan konsumsi dan mandi, cuci, termasuk MCK warga,” kata Partana.

Ia menambahkan, penanganan kekeringan di Banyuwangi juga melibatkan berbagai pihak, salah satunya Komando Distrik Militer (Kodim) 0825 Banyuwangi yang turut menyalurkan bantuan air bersih sebanyak tujuh tangki atau sekitar 31 ribu liter untuk warga di Kecamatan Pesanggaran dan Tegaldlimo.

Selain Kodim 0825 Banyuwangi, penyaluran bantuan air bersih juga mendapat dukungan dari sejumlah pihak, di antaranya BPBD Provinsi Jawa Timur, PMI Banyuwangi, dan Bank Jatim.

Pewarta: Novi HusdinariyantoEditor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *