:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/wabup-sidoarjo-tinjau-betonisasi.jpg)
TRIBUNJATIM.COM, SIDOARJO – Penanganan jalan yang selama ini menjadi salah satu titik langganan banjir di Desa Kedungbanteng, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, terus dikebut.
Pemerintah Kabupaten Sidoarjo membangun jalan beton sekaligus meninggikan permukaannya agar genangan air tidak kembali mengganggu akses warga saat musim hujan.
Proyek tersebut mencakup pembangunan jalan beton sepanjang 700 meter dengan lebar 5 meter. Permukaan jalan dinaikkan sekitar 40 hingga 60 centimeter dari kondisi sebelumnya.
Peninggian jalan menjadi bagian dari upaya mengurangi risiko genangan di kawasan tersebut. Proyek betonisasi lanjutan itu ditargetkan selesai pada pertengahan Desember 2026.
Namun, progres pengerjaan menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Memasuki pekan ke-10, pembangunan baru mencapai 18 persen dari target penyelesaian pada 18 Desember 2026.
“Pada pekan kesepuluh ini progres baru mencapai 18 persen dari target penuntasan pada 18 Desember. Jumlah tenaga kerja harus ditambah. Selain itu, ada teknis pengerjaan yang perlu diperbaiki,” kata Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana usai melihat langsung pengerjaan proyek tersebut.
Mimik menyoroti sejumlah aspek teknis setelah melihat langsung proses pembangunan. Menurutnya, percepatan diperlukan agar proyek tidak tertinggal dari jadwal yang telah ditetapkan.
Ia meminta jumlah tenaga kerja ditambah sehingga pengerjaan dapat berjalan lebih cepat. Selain itu, beberapa teknis pembangunan juga diminta diperbaiki agar kualitas pekerjaan sesuai dengan perencanaan.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber