Surabaya (beritajatim.com) – Jawa Timur menempati posisi tiga besar nasional dalam Indeks Pembangunan Kepariwisataan Nasional (IPKN) 2026 yang diselenggarakan Kementerian Pariwisata RI. Jawa Timur mencatat skor 4,698 dari penilaian terhadap 38 provinsi di Indonesia.

Dikutip dari akun Instagram resmi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur, @disbudparjatimprov, Kamis (1/10/2026), dalam daftar tiga besar tersebut, Bali berada di posisi teratas dengan skor 5,091, disusul DI Yogyakarta dengan skor 4,831. Jawa Timur berada di peringkat ketiga dengan skor 4,698.

“Skor Jawa Timur juga sekitar 0,60 poin lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional sebesar 4,10. Yang semakin membanggakan, Jawa Timur mencatatkan capaian kuat pada sejumlah dimensi IPKN 2026,” tulis @disbudparjatimprov.

Penilaian IPKN sendiri digunakan untuk menggambarkan kualitas pembangunan kepariwisataan yang bersifat lintas sektor di suatu wilayah pada periode tertentu.

Selain skor keseluruhan, Jawa Timur juga mencatat posisi tinggi pada sejumlah dimensi yang menjadi komponen penilaian IPKN 2026.

Pada Dimensi Sumber Daya Kepariwisataan, Jawa Timur berada di peringkat pertama nasional dengan skor 4,367. Dimensi ini mencakup sumber daya alam, sumber daya budaya, serta sumber daya non-rekreasi.

Kemudian pada Dimensi Kondisi dan Kebijakan Kepariwisataan, Jawa Timur menempati peringkat ketiga nasional dengan skor 5,049. Aspek yang dinilai antara lain prioritas pembangunan kepariwisataan, keterbukaan terhadap kepariwisataan, dan daya saing harga.

Sementara itu, Dimensi Infrastruktur dan Pelayanan menempatkan Jawa Timur di posisi keempat nasional dengan skor 4,744. Penilaian dalam dimensi ini mencakup infrastruktur transportasi udara, infrastruktur darat dan pelabuhan, serta infrastruktur layanan pariwisata.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *