Massa sopir truk yang tergabung dalam Gerakan Sopir Jawa Timur (GSJT) akhirnya membubarkan diri dari kantor Pertamina di Jalan Jagir, Surabaya, Kamis (1/10/2026).

Pembubaran dilakukan setelah pihak Pertamina menerima tuntutan mereka, yakni masalah barcode dan BBM subsidi bagi truk towing dan sejenisnya.

Berdasarkan pantauan oleh detikJatim, massa GSJT mulai meninggalkan area kantor Pertamina sekitar pukul 16.45 WIB. Satu per satu truk bergerak keluar secara bergantian, sementara personel kepolisan terlihat mengawal dan mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan.

Koordinator GSJT, Supriyono, mengatakan massa membubarkan diri karena telah mencapai kesepakatan dengan Pertamina.

Ia juga menjelaskan, pertemuan dengan BPH Migas akan diwakili oleh 10 orang dari GSJT dan akan dilakukan pada hari Senin, 5 Oktober 2026 pukul 14.00 WIB.

“Kami disuruh bawa data KTP dan STNK dan kita diskusikan dengan BPH MIGAS. InsyaAllah teman-teman per hari senin sudah bisa dapat BBM subsidi,” pungkas Suproyono.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *