Banyuwangi (ANTARA) – Pasar Induk Banyuwangi, Jawa Timur, yang telah selesai direvitalisasi oleh Kementerian Pekerjaan Umum mulai beroperasi dan para pedagang juga telah berjualan melayani pembeli, pada Kamis.

Pasar tersebut direvitalisasi menjadi bangunan dua lantai yang memadukan konsep modern dengan arsitektur heritage, yakni tetap mempertahankan bentuk cagar budaya asli serta mengadopsi desain rumah tradisional Banyuwangi.

Revitalisasi pasar juga terkoneksi dengan revitalisasi Asrama Inggrisan, sebuah bangunan bersejarah yang lokasinya berdampingan.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyampaikan bahwa Pasar Banyuwangi dan Asrama Inggrisan yang direvitalisasi itu dirancang sebagai satu kesatuan kawasan terintegrasi yang menggabungkan pusat aktivitas ekonomi rakyat dengan destinasi wisata heritage (sejarah) dan edukasi.

“Pasar ini telah dibangun dengan konsep baru yang lebih modern, rapi dan nyaman. Mari kita jaga kebersihan dan menjaga semua fasilitasnya, agar pembeli semakin betah untuk berbelanja dan menjadi daya tarik wisata baru di pusat kota Banyuwangi,” kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani di Banyuwangi, Kamis.

Ipuk meminta kepada para pedagang untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan pasar, terlebih Pasar Induk Banyuwangi tidak hanya akan menjadi pasar untuk jual beli, namun juga diproyeksikan menjadi destinasi wisata ikonik di kabupaten ujung timur Pulau Jawa itu.

“Selamat datang kembali di Pasar Banyuwangi, terima kasih yang sebesar-besarnya atas kesabaran dan kerja sama bapak ibu sekalian dalam menjalani dan menunggu proses pembangunan pasar. Terima kasih juga telah tertib mengikuti proses relokasi hingga hari ini kembali berjualan,” katanya.

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *