:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/madura/foto/bank/originals/Tim-UTM-Peduli-serahkan-bantuan-pada-SMPN-8-Komodo-pasca-gempa-NTT.jpg)
TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN – Di tengah aktivitas gempa susulan yang masih terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT) pasca-gempa utama M7,7 di Flores pada 15 Agustus 2026, Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Bangkalan memberangkatkan Tim UTM Peduli ke Kabupaten Manggarai Barat, NTT sejak 27 September 2026.
Penyaluran sarana pembelajaran, peralatan olahraga, serta kegiatan trauma healing bagi siswa masih dilakukan Tim UTM Peduli hingga Kamis (1/10/2026).
Keberangkatan ketiganya merupakan bagian dari rangkaian misi kemanusiaan yang diusung Civitas Akademika UTM.
Kampus negeri yang baru saja masuk daftar Times Higher Education World University Rankings (THE WUR) 2027 itu, sebelumnya telah membebaskan Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan uang tunai Rp2 juta untuk masing-masing empat mahasiswa UTM asal NTT terdampak bencana gempa bumi.
Rektor UTM Bangkalan, Prof Dr Safi, mengungkapkan, kehadiran UTM Peduli merupakan wujud rasa empati sekaligus bentuk dukungan dari seluruh civitas akademika ketika masyarakat membutuhkan solidaritas dan perhatian.
“Selain fungsi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, kami juga terpanggil berada di tengah masyarakat terdampak gempa bumi di NTT. Semoga kehadiran kami bisa sedikit meringankan beban saudara-saudara kita di sana,” ungkap Prof Safi.
Dukungan UTM Peduli diwujudkan melalui penyaluran bantuan secara langsung kepada sejumlah satuan pendidikan di Kabupaten Manggarai Barat. Seperti di MTsN 1 Manggarai Barat, SMPN 2 Lembor Selatan, SMA 2 Lembor, SMPN 2 Komodo, SMPN 3 Komodo, dan SMPN 8 Komodo.
Bantuan yang disalurkan berupa sebanyak lima unit Smart TV diberikan sebagai sarana pendukung pembelajaran.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber