
MALANG, DISWAYMALANG.ID–Badan Koordinasi Wilayah Pemerintahan dan Pembangunan (Bakorwil) III Malang mendorong percepatan pembangunan infrastruktur di Kawasan Modangan. Pembahasan itu dilakukan dalam Rapat Koordinasi Percepatan Pembangunan Infrastruktur Kawasan Modangan dan Jalan Pendukung di Kafe Pondok Wisata Paralayang Modangan, Kabupaten Malang, Selasa (29/9/2026). Kepala Bakorwil Malang Asep Kusdinar memimpin rapat yang membahas konektivitas kawasan, jalan pendukung, serta koordinasi lintas kewenangan.
Asep mengatakan Modangan memiliki potensi pariwisata dan ekonomi masyarakat yang perlu didukung konektivitas memadai. Karena itu, pembangunan jalan harus terhubung dengan pengembangan kawasan di sekitarnya. “Kawasan Modangan memiliki potensi yang besar, tetapi potensi tidak akan berkembang maksimal apabila tidak ditopang konektivitas yang baik,” kata Asep.
Menurut Asep, akses Modangan berkaitan dengan sejumlah jalur strategis di Malang Selatan. Jalur tersebut meliputi koridor Gondanglegi–Balekambang, Jalur Lintas Selatan (JLS), hingga akses menuju Pantai Modangan dan Bukit Waung. Pemerintah perlu menyatukan perencanaan agar pembangunan tidak berjalan sendiri-sendiri.
Rakor tersebut melibatkan pemerintah pusat, Pemprov Jawa Timur, Pemkab Malang, Perum Perhutani, pemerintah desa, serta pengelola kawasan. Masing-masing pihak membahas kewenangan dan kebutuhan pembangunan di kawasan Modangan. Koordinasi diperlukan karena sejumlah ruas dan fasilitas berada di bawah kewenangan berbeda.
Kepala Bappeda Kabupaten Malang memaparkan potensi Malang Selatan pada sektor pariwisata bahari, perikanan, pertanian, ekonomi desa, dan kawasan pesisir. Pemerintah mengarahkan penguatan konektivitas melalui koridor Gondanglegi–Balekambang–JLS–Modangan. Koridor tersebut diproyeksikan menghubungkan pusat kegiatan dengan kawasan pesisir.
Modangan juga memiliki potensi wisata olahraga udara, wisata bahari, dan UMKM. Asep meminta pembangunan jalan diikuti dengan peningkatan fasilitas pendukung kawasan. “Jalan yang semakin baik harus membuka akses, memperlancar mobilitas, memperkuat pariwisata, dan mendorong UMKM,” ujarnya.
Rakor membahas tiga koridor infrastruktur utama. Pertama, koridor Gondanglegi–Balekambang yang diarahkan sebagai jalur menuju JLS. Kedua, koridor JLS Balekambang–Modangan yang membutuhkan peningkatan kondisi jalan, penanganan titik rawan longsor, drainase, dan keselamatan jalan.
Ketiga, akses menuju Pantai Modangan dan Bukit Waung. Pemerintah membahas kebutuhan peningkatan jalan, penerangan jalan umum, rambu, area parkir, dan fasilitas wisata. Rakor juga membahas sanitasi, air bersih, kesiapsiagaan bencana pesisir, serta jalur evakuasi.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber