RRI.CO.ID, Sumenep – Pengurus Kabupaten (Pengkab) Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) Sumenep resmi memberangkatkan kontingen yang terdiri dari 15 atlet terbaiknya untuk bertanding pada Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Petanque Jawa Timur di Kabupaten Bojonegoro. Skuad andalan Kabupaten Sumenep tersebut bertolak menuju lokasi kejuaraan pada Kamis malam setelah mematangkan persiapan teknis dan fisik.
Ketua Harian FOPI Sumenep, Taufik Rahman, mengungkapkan bahwa keikutsertaan dalam ajang Kejurprov ini menjadi parameter penting untuk mengukur sejauh mana kemajuan hasil pembinaan yang telah dilakukan secara konsisten oleh jajaran pelatih.
Karena ajang ini juga menjadi panggung uji coba atau try out yang krusial. Selain mengejar prestasi di Bojonegoro, para atlet yang diturunkan sebagian besar merupakan pilar utama yang dipersiapkan untuk membela nama daerah pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jawa Timur pada November mendatang.
“Sebanyak 15 atlet yang diterjunkan ini merupakan atlet yang dipersiapkan untuk Popda pada November mendatang. Ajang kejurprov ini menjadi tolok ukur bagi mereka setelah melakoni porsi latihan yang cukup lama,” katanya, Jumat 2 Oktober 2026.
Menurut Taufik, kejuaraan di Bojonegoro akan mempertemukan para atlet petanque potensial dari berbagai kabupaten/kota se-Jawa Timur. Oleh karena itu, persaingan ketat tersebut dipandang sangat efektif untuk menggembleng mentalitas tanding, menguji daya tahan konsentrasi, serta memantapkan akurasi lemparan para atlet di bawah tekanan atmosfer kompetisi resmi.
Dengan seluruh porsi pemusatan latihan yang telah dilalui secara intensif, Taufik mematok target optimis untuk membawa pulang medali emas guna membanggakan nama daerah di kancah olahraga Jawa Timur.
“Kami menargetkan bisa meraih tiga medali emas, khususnya pada kategori nomor double women, double men, dan single men. Kami optimistis anak-anak mampu tampil maksimal,” ujarnya.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber