SURABAYA(Kabarjawatimur) – Jalur formal yang tak kunjung mendapat respons membuat pedagang Pasar Buah Tanjungsari persil 77 memilih cara lain untuk menyampaikan aspirasi. Sebuah baliho

SURABAYA – Persoalan genangan kembali menjadi keluhan warga Tambak Asri Cempaka 2, Kelurahan Morokrembangan, Kecamatan Krembangan. Meski usulan pembangunan saluran air dan paving telah

SURABAYA (Kabarjawatimur) – Batik bukan sekadar pilihan busana bagi Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Dr. Lia Istifhama. Senator yang akrab disapa Ning Lia itu dikenal memiliki kecintaan terhadap batik dan kerap mengenakan kain maupun busana bercorak batik dalam berbagai agenda publik.

Mulai dari kegiatan resmi, pertemuan dengan masyarakat, agenda kebangsaan hingga kegiatan sosial, beragam motif batik menjadi bagian dari penampilan Ning Lia. Pilihan tersebut sekaligus menjadi caranya menunjukkan kedekatan dengan kekayaan budaya Nusantara.

Bagi Ning Lia, batik memiliki makna lebih dari sekadar kain bermotif. Di balik setiap coraknya tersimpan identitas, kreativitas, filosofi serta perjalanan panjang budaya masyarakat Indonesia.

“Batik adalah kecantikan Nusantara. Setiap motif memiliki cerita, karakter dan keindahan masing-masing. Saat kita memakai batik, sesungguhnya kita sedang membawa serta kekayaan budaya Indonesia,” ujar Ning Lia.

Kecintaan Ning Lia terhadap batik juga terlihat dari beragam busana yang dikenakannya dalam berbagai kegiatan. Motif tradisional maupun batik dengan sentuhan modern menjadi bagian dari penampilannya saat menjalankan tugas sebagai senator asal Jawa Timur.

Menurutnya, Indonesia memiliki kekayaan motif batik yang luar biasa. Setiap daerah mempunyai ciri, warna dan filosofi berbeda yang menjadikan batik sebagai salah satu wajah keberagaman budaya Indonesia.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *