Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Jawa Timur menegaskan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi fokus utama pembangunan daerah.

Kukuh Tri Sandi, Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia (PPM) Bappeda Provinsi Jawa Timur, mengatakan struktur penduduk Jawa Timur saat ini masih menguntungkan karena didominasi usia produktif.

Berdasarkan data kependudukan Kementerian Dalam Negeri (Dukcapil) semester I 2026, jumlah penduduk Jawa Timur mencapai 42.404.003 jiwa.

Sebanyak 69,11 persen berusia produktif dan 30,89 persen non-produktif. Menandakan struktur demografi Jawa Timur masih didominasi oleh tenaga kerja yang potensial.

“Bonus demografi ini jangan sampai lepas. Ini sebagai potensi, motor, atau penggerak bagi pembangunan Jawa Timur untuk 5 sampai 25 tahun ke depan,” ujar Kukuh dalam Talkshow “Merawat Bumi Majapahit” di Radio Suara Surabaya, Selasa (6/10/2026).

Kukuh menjelaskan, tugas Bappeda adalah menyusun dokumen perencanaan. Peningkatan kualitas SDM telah dicantumkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025-2045, yang menjadi peta jalan Jawa Timur menuju Indonesia Emas 2045.

Selain itu, ada Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) sebagai instrumen tahunan. “Tugas kami di Bappeda adalah memastikan keselarasan ketiga dokumen tersebut, mulai dari jangka panjang, jangka menengah, dan jangka pendek,” katanya.

Harapannya, kata Kukuh, masyarakat Jawa Timur sehat, berkompetensi, memperoleh kesempatan kerja dan usaha, serta mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *