SURYA.CO.ID SIDOARJO – Rusunawa Tambak Kemerakan di Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, kondisinya memprihatinkan dan sebagian besar unit masih kosong. Dari total 114 kamar, hanya 19 keluarga yang saat ini menempati rusun tersebut.

Kondisi itu terungkap saat Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Rusunawa Tambak Kemerakan, Selasa (6/10/2026). Dalam peninjauan tersebut, Mimik melihat langsung sejumlah fasilitas rusun yang mengalami kerusakan, termasuk bagian atap.

Dari 114 kamar yang tersedia, hanya 19 keluarga yang menempati Rusunawa Tambak Kemerakan. Seluruh penghuni diketahui merupakan warga terdampak penertiban bangunan liar di Mulyodadi.

Ketua RT setempat, Misyadi, mengatakan saluran air bersih di rusun tersebut juga baru dinikmati warga sekitar tiga bulan terakhir. Sebelumnya, para penghuni harus mengupayakan pasokan air secara mandiri.

“Untuk besaran tarif, warga eks Mulyodadi yang menghuni di rusun ini dikenakan biaya sewa senilai Rp185 ribu per KK setiap bulannya,” kata dia.

Minimnya penghuni membuat bangunan rusun yang cukup besar tersebut belum dimanfaatkan secara maksimal. Kondisi serupa sebelumnya juga pernah menjadi sorotan karena tingkat keterisian Rusunawa Tambak Kemerakan yang rendah.

Mimik menyayangkan kondisi tersebut karena masih banyak masyarakat Sidoarjo yang membutuhkan hunian layak.

“Eman bangunan segini besarnya mangkrak tidak berpenghuni, padahal warga Sidoarjo banyak yang masih membutuhkan tempat hunian. Pemerintah harus hadir untuk membenahi fasilitas yang rusak agar masyarakat yang menempati nantinya merasa nyaman,” ujarnya.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *