
Malang, Beritasatu.com – Polres Malang melalui Yayasan Kemala Bhayangkari mendukung uji coba program makan bergizi gratis (MBG) dengan sistem prasmanan bagi pelajar di Kabupaten Malang, Jawa Timur. Penerapan sistem tersebut dinilai dapat dilakukan sepanjang kualitas, kebersihan, keamanan, dan kandungan gizi makanan tetap terjaga.
Kapolres Malang AKBP Rulian Syauri menyampaikan hal tersebut saat meninjau uji coba penyajian MBG dengan sistem prasmanan di SDN Sukorejo 01, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, Selasa (6/10/2026).
Menurut Rulian, keberhasilan program MBG bukan hanya diukur dari tersalurkannya makanan kepada siswa, tetapi juga dari kualitas makanan yang diterima. “Yang kami pastikan bukan hanya makanan sampai ke siswa, tetapi juga aman, bersih, dan bergizi,” kata Rulian.
Dia mengapresiasi penerapan sistem prasmanan dalam uji coba tersebut. Namun, kualitas makanan dan tata cara penyajian tetap harus menjadi perhatian utama agar tujuan program tidak terganggu. “Jangan sampai tujuan baik program ini terganggu karena kualitas makanan tidak terjaga,” tegasnya.
Rulian mengatakan penerapan MBG dengan sistem prasmanan membutuhkan pengawasan ketat dari berbagai pihak, mulai dari mitra pelaksana, Dinas Kesehatan hingga Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Malang.
Pengawasan diperlukan untuk memastikan makanan yang diberikan kepada para pelajar tidak hanya membuat kenyang, tetapi juga memenuhi kebutuhan gizi.
“Setiap tahapan harus diperhatikan. Mulai dari penerimaan bahan, pengolahan, penyajian sampai makanan diterima siswa. Tujuannya satu, agar anak-anak mendapatkan makanan yang aman dan bergizi,” ujarnya.
Setelah memantau pelaksanaan MBG di sekolah, kapolres Malang bersama rombongan mengecek satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG).
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber