JAKARTA (Kabarjawatimur) – Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, mengapresiasi langkah Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dalam memperkuat ketahanan pangan nasional

SURABAYA (Kabarjawatimur) – Bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) yang terblokir sejak Agustus 2026 dikeluhkan Darminto (45), warga RT 6 RW 3 Kelurahan Baratajaya, Kecamatan

SURABAYA – Polemik moratorium izin diskotek dan tempat hiburan malam baru di Surabaya terus bergulir. Himpunan Pengusaha Rekreasi dan Hiburan Umum (Hiperhu) Kota Surabaya meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tidak sekadar menghentikan penambahan RHU, tetapi mencari formula penataan yang lebih selektif dan terukur.

Ketua Hiperhu Kota Surabaya George Handiwiyanto bahkan mengusulkan agar Pemkot menyiapkan kawasan khusus untuk pusat rekreasi dan hiburan umum (RHU), yang lokasinya jauh dari permukiman warga.

Menurut George, pemusatan RHU di kawasan tertentu dapat menjadi solusi untuk mengurangi potensi gangguan terhadap masyarakat sekaligus memudahkan pemerintah melakukan pengawasan.

“Kalau mau ekstrem dan solutif, siapkan satu kawasan khusus, misalnya sekian ratus hektare yang jauh dari masyarakat, khusus untuk pusat RHU. Konsepnya seperti Las Vegas di Amerika,” ujar George, Selasa (6/10/2026).

George menegaskan konsep tersebut bukan dimaksudkan sebagai lokalisasi, melainkan pemusatan kegiatan hiburan di kawasan yang memang dirancang khusus sehingga pengawasan lebih mudah dilakukan.

Di sisi lain, Hiperhu mengkritik kebijakan moratorium penambahan RHU. Menurut George, pemerintah seharusnya menerapkan perizinan secara selektif dengan mempertimbangkan lokasi, desain bangunan, serta dampaknya terhadap lingkungan sekitar.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *