
KabarBaik.co, Bojonegoro – Panasnya suhu udara di Kabupaten Bojonegoro dalam sepekan terakhir dikeluhkan banyak warga. Wilayah yang dikenal sebagai salah satu daerah dengan cuaca panas di Jawa Timur itu kembali ramai diperbincangkan setelah suhu siang hari disebut mampu mencapai sekitar 36 – 37 derajat Celsius.
Kondisi tersebut bersamaan dengan munculnya perbincangan mengenai perubahan bentang alam di sejumlah kawasan selatan Bojonegoro. Tutupan hutan yang semakin berkurang membuat sebagian wilayah terlihat lebih terbuka dan kering, bahkan oleh warga dianalogikan menyerupai gurun pasir.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bojonegoro Agus Susetyo Hardiyanto menyebut terdapat sejumlah faktor yang membuat suhu Bojonegoro relatif tinggi. Salah satunya adalah pengaruh El Nino yang menyebabkan musim kemarau berlangsung lebih panjang dan kering.
“Tahun ini kemarau lebih panjang dan kering akibat El Nino, sebagaimana diprakirakan BMKG. Pembentukan awan hujan berkurang, langit cerah, dan sinar matahari langsung memanaskan permukaan,” ujar Agus, Rabu (7/10).
Selain faktor cuaca, Agus juga melihat menurunnya daya dukung lingkungan akibat berkurangnya tutupan hutan. Menurutnya, vegetasi memiliki fungsi penting dalam membantu menjaga keseimbangan suhu melalui proses penguapan dan pemberian naungan.
“Berkurangnya tutupan hutan membuat pendinginan alami dari penguapan tanaman dan peneduh ikut menurun. Lahan terbuka dan permukaan keras menyerap lalu menyimpan panas lebih banyak, sehingga suhu siang hari terasa lebih tinggi,” jelasnya.
Data pengukuran DLH selama September 2026 menunjukkan tingginya suhu di sejumlah titik. Di Kantor DLH Bojonegoro, suhu rata-rata tercatat 34,36 derajat Celsius, dengan kelembapan 49,41 persen dan suhu tertinggi mencapai 36,1 derajat Celsius.
Sementara di Terminal Rajekwesi, suhu rata-rata mencapai 34,11 derajat Celsius, dengan kelembapan 50,14 persen dan suhu tertinggi 35,5 derajat Celsius. Pengukuran dilakukan pada siang hari sekitar pukul 11.00 dan 13.00 WIB. Sementara, dari perkiraan BMKG menyebut sejak sepekan terakhir rata – rata suhu di Bojonegoro berada di kisaran 36-37 Drajat dan menempati urutan dua daerah terpanas di Jawa timur setelah kabupaten Lamongan.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber