Madiun (beritajatim.com) – Seorang penumpang bus Sari Indah jurusan Jakarta-Surabaya ditemukan meninggal dunia saat bus tiba di wilayah Madiun, Kamis (8/10/2026). Penumpang tersebut diketahui bernama Marsono (61), warga Desa Citeureup, Kecamatan Vihara, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.

Marsono merupakan penumpang bus Sari Indah bernomor polisi L 7603 UA. Bus tersebut berhenti di sekitar perempatan Dumpil, dekat Exit Tol Madiun, untuk menurunkan penumpang. Marsono diketahui hendak turun di lokasi tersebut sebelum melanjutkan perjalanan menuju Desa Sidomulyo, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Madiun.

Sopir bus, Faturrahman, mengatakan Marsono berangkat dari Terminal Kalideres, Jakarta Barat, pada Rabu (7/10/2026) bersama putranya, Eko. Keduanya hendak menuju Madiun untuk mengunjungi saudaranya di Kecamatan Sawahan.

Menurut Faturrahman, kondisi Marsono sudah kurang sehat sejak awal naik bus. Bahkan, saat masih berada di Terminal Kalideres, Marsono disebut harus digotong untuk masuk ke dalam bus.

“Kondisinya memang sudah sakit sejak awal naik. Sewaktu semalam di Terminal Kalideres bahkan sudah harus digotong,” ujar Faturrahman saat memberikan keterangan di lokasi.

Dalam perjalanan, bus sempat berhenti di Pekalongan untuk beristirahat dan makan pagi. Faturrahman juga menyebut Marsono beberapa kali terdengar batuk selama perjalanan.

Kondisi Marsono baru diketahui saat bus tiba di sekitar perempatan Dumpil. Ketika hendak turun, Eko meminta bantuan kepada awak bus karena ayahnya tidak kunjung bangun.

“Pas mau turun, anaknya minta tolong ke saya, bilang kalau bapaknya nggak bisa turun dan minta dibantu diangkat. Setelah kami cek bersama, ternyata korban sudah meninggal dunia,” katanya.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *