:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/mataraman/foto/bank/originals/Ratusan-Warga-Puncu-di-Kediri-Geruduk-Kantor-Kecamatan.jpg)
TRIBUNMATARAMAN.COM, KEDIRI – Ratusan warga Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, menggeruduk Kantor Kecamatan Puncu, Senin (12/10/2026) pagi. Mereka menuntut penghentian aktivitas tambang pasir milik PT Empat Pilar Anugerah Sejahtera (EPAS) yang dinilai meresahkan masyarakat.
Warga menyoroti sejumlah persoalan yang mereka kaitkan dengan aktivitas pertambangan, mulai dari kerusakan jalan, ketersediaan air bersih, hingga kekhawatiran terhadap dampak lingkungan.
Aksi yang berlangsung sekitar pukul 10.00 WIB itu diwarnai orasi dan desakan agar pemerintah segera mengambil tindakan terhadap operasional tambang.
Warga berdatangan menggunakan sepeda motor. Dua mobil pikap yang dilengkapi perangkat pengeras suara digunakan untuk menyampaikan tuntutan di hadapan massa.
Seorang orator yang berdiri di atas kendaraan menyerukan agar aktivitas penambangan dihentikan. Seruan tersebut disambut warga yang berkumpul di halaman Kantor Kecamatan Puncu.
“Hentikan tambang yang merugikan warga Puncu dan sekitarnya!” teriak salah satu orator di hadapan massa.
“Begho harus segera diturunkan di area galian, setuju? Setuju? Intinya tutup galian!” serunya.
Pihak yang hadir di antaranya unsur Muspika, pemerintah desa, BPBD, Kesbangpol, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber