
Ponorogo (beritajatim.com) – Kebakaran melanda bangunan kandang yang juga digunakan untuk menyimpan peralatan pertanian di Dukuh Mijil, Desa Serangan, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo. Bangunan tersebut ludes terbakar setelah api dari tumpukan sampah yang dibakar diduga merembet ke tumpukan bambu di sekitar kandang, Selasa (13/10/2026).
Peristiwa itu diduga bermula ketika pemilik kandang, Minhajul Qowim, membakar sampah bekas kemasan obat-obatan pertanian sejak pagi. Setelah membakar sampah, pemilik meninggalkan lokasi tanpa memastikan api benar-benar padam. Api kemudian merambat ke tumpukan kayu dan bambu yang berada di dekat bangunan kandang hingga memicu kebakaran.
Kondisi cuaca kering dan angin diduga turut mempercepat perambatan api hingga membakar seluruh bangunan. Beruntung, delapan ekor kambing serta seluruh ayam dan bebek yang berada di lokasi berhasil diselamatkan.
Kabid Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Ponorogo, Bambang Supeno, mengatakan pihaknya mengerahkan dua unit armada pemadam kebakaran untuk menangani kejadian tersebut.
“Pemilik sempat membakar sampah, tetapi ditinggal tidak menunggu padam,” kata Bambang, Selasa (13/10/2026).
Bambang menjelaskan, meski bangunan kandang terbakar habis, seluruh hewan ternak berhasil diamankan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Bangunan yang terbakar memiliki luas sekitar 18 meter persegi. Selain digunakan sebagai kandang ternak, bangunan itu juga difungsikan sebagai tempat penyimpanan peralatan pertanian. Kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai Rp 5 juta.
Sementara itu, bangunan rumah yang berada tidak jauh dari lokasi kandang berhasil terhindar dari kobaran api.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber