Mojokerto, blok-a.com – Seorang penghulu yang juga menjabat Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, Baharudin, menjadi sorotan setelah video dirinya memarahi fotografer pernikahan viral di media sosial. Menyusul kejadian tersebut, Baharudin menyampaikan permintaan maaf, sementara Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Mojokerto telah memberikan teguran.

Insiden itu terjadi pada Sabtu (10/10/2026) pagi di Dusun Gayaman, Kecamatan Mojoanyar, saat prosesi akad nikah berlangsung. Video yang memperlihatkan ketegangan antara Baharudin dan fotografer bernama M. Arwani tersebut pertama kali diunggah oleh akun vendor fotografi Shankara Project.

Berdasarkan informasi yang beredar, ketegangan bermula ketika calon pengantin perempuan menitipkan pesan agar fotografer diperbolehkan keluar setelah prosesi akad nikah selesai. Pesan tersebut disampaikan kepada penghulu, tetapi justru memicu ketegangan.

Baharudin merasa keberatan karena menilai fotografer tidak semestinya mengatur dirinya yang hadir sebagai petugas negara untuk melaksanakan pelayanan pernikahan.

Merespons kejadian itu, Baharudin mendatangi M. Arwani pada Minggu (11/10/2026) untuk menyampaikan permintaan maaf. Momen permintaan maaf dan klarifikasi tersebut juga diunggah oleh fotografer melalui akun media sosialnya.

Dalam keterangannya pada Senin (12/10/2026), Baharudin menjelaskan bahwa insiden tersebut dipicu kendala teknis dan miskomunikasi di lokasi acara.

Ia mengaku pengeras suara tidak berfungsi dengan baik saat dirinya tiba di lokasi. Selain itu, ia menyebut telah menunggu lebih dari setengah jam, sementara masih ada jadwal pernikahan lain yang harus dilayani.

Perubahan rencana acara yang sebelumnya disepakati dengan wali nikah, menurutnya, turut memicu kesalahpahaman dengan fotografer dan calon pengantin perempuan.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *