:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Sebanyak-93-kejadian-kebakaran-tercatat-di-Kabupaten-Pamekasan-Madura.jpg)
TRIBUNJATIM.COM, PAMEKASAN – Sebanyak 93 kejadian kebakaran tercatat di Kabupaten Pamekasan, Madura selama musim kemarau 2026 hingga pertengahan September, Minggu (20/9/2026).
Sementara jika dihitung sejak awal 2026, total kejadian kebakaran yang telah ditangani Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Pamekasan mencapai seratus lebih.
Kasi Operasi dan Pengendalian Kebakaran Satpol PP dan Damkar Pamekasan, Zainuddin, mengatakan tingginya kejadian kebakaran menjadi perhatian instansinya.
Berdasarkan pemetaan Damkar Pamekasan, potensi kebakaran tersebar di hampir seluruh wilayah Kabupaten Pamekasan, termasuk kawasan Pantai Utara (Pantura).
“Dari keseluruhan kejadian, sekitar 80 persen merupakan kebakaran lahan, sedangkan 20 persen lainnya berupa kebakaran bangunan,” terangnya.
Salah satunya kebiasaan membakar sampah kemudian meninggalkannya tanpa memastikan api benar-benar padam.
“Termasuk, puntung rokok yang dibuang sembarangan juga berpotensi menjadi sumber api, terutama di tengah kondisi lahan yang kering,” jelasnya.
Menghadapi tingginya potensi kebakaran, Damkar Pamekasan saat ini menyiagakan dua armada pemadam dan dua tangki penyuplai air.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber