
SURABAYA (Kabarjawatimur) – Upaya meramaikan Sentra Wisata Kuliner (SWK) di Kota Surabaya membutuhkan kolaborasi berbagai pihak. Tidak hanya pemerintah dan para pedagang, tetapi juga
SURABAYA (Kabarjawatimur) – Suasana Pengukuhan Pengurus ICMI Orwil Jawa Timur periode 2024–2031 di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, mendadak riuh ketika Wakil Gubernur Jawa Timur
SURABAYA,(Kabarjawatimur.com)— Aksi pengeroyokan di Jalan Candi Lontar, Sambikerep, Surabaya yang diduga dilakukan sekelompok gengster diungkap Polrestabes Surabaya. Peristiwa itu terjadi pada Minggu (30/8/) sekitar pukul 04.00 WIB mengakibatkan enam orang mengalami luka.
Dua kelompok dari ANJALUTUNG dan SPARTA terlibat kejar-kejaran hingga akhirnya bentrok dan terjadi pengeroyokan.
Tujuh orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka masing-masing berinisial KR, MH, SP, FR, MS, MAI, dan F. Sementara itu, laporan perkara tersebut diajukan oleh AO bersama sejumlah korban lainnya.
Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol. Luthfi Sulistiawan melalui Kasi Humas AKP Hadi Ismanto mengatakan, kejadian tersebut melibatkan dua kelompok yang menamakan diri SPARTA dari wilayah Gresik dan ANJALUTUNG dari Surabaya Barat.
Berdasarkan keterangan AKP Hadi, kejadian bermula ketika para korban bersama rekan-rekannya dari kelompok SPARTA mendatangi wilayah Surabaya. Mereka disebut bermaksud mencari rekannya yang sebelumnya menjadi korban pengeroyokan.
“Saat rombongan yang diperkirakan berjumlah sekitar 25 orang melintas di depan SD Al Mizan, mereka dihadang yang mengaku berasal dari kelompok ANJALUTUNG Surabaya Barat,” tutur AKP Hadi, pada Minggu (20/9).
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber