atimnow.com – Mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya menyegel dua gerbang kampus dalam aksi lanjutan, Senin (21/9/2026). Penyegelan itu membuat tenaga pendidik maupun mahasiswa tidak dapat masuk melalui akses utama kampus.

Wakil Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) UINSA Surabaya, Fadlurrahman Fazle Purwardana, mengatakan penyegelan dilakukan setelah mahasiswa menggelar konsolidasi dan bermalam di lingkungan kampus.

Menurut Fadlurrahman, aksi tersebut merupakan bagian dari upaya mahasiswa meningkatkan eskalasi gerakan. Sebelumnya, aksi sempat tidak digelar selama beberapa hari untuk mengatur tempo pergerakan.

“Kita tetap meningkatkan eskalasi, menjaga potensi aksi ini tetap bertahan. Kemarin sempat beberapa hari absen, memang sengaja teman-teman untuk mengatur tempo,” kata Fadlurrahman.

Ia menjelaskan, konsolidasi mahasiswa dilakukan sejak malam sebelum aksi. Meski pamflet menunjukkan aksiĀ pukul 13.00 WIB, mahasiswa telah mulai bergerak sejak pukul 07.00 WIB.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyegel dua gerbang kampus. Satu akses lainnya tetap dibuka, namun berada dalam pengawasan mahasiswa.

Fadlurrahman menyebut penyegelan dilakukan sebagai bentuk kekecewaan mahasiswa sekaligus penegasan agar tuntutan yang mereka sampaikan segera dipenuhi.

“Ini menjadi bukti kalau kemuakan dan kekecewaan teman-teman, serta harapan agar semua tuntutan segera dipenuhi, menjadi lebih nyata,” katanya.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *