Bangkalan – harianjatim.com Ikatan Alumni Universitas Airlangga (IKA UNAIR) Cabang Bangkalan menggelar pelatihan menulis bertajuk “Write to Publish: Dari Ide Menjadi Artikel yang Layak Tayang” di Ruang Pertemuan RSIA Hikmah Sawi, Bangkalan, Madura, Minggu (20/9).

Kegiatan yang mengangkat tema “Empat Jam Mengasah Pena, Menembus Media” tersebut diikuti sekitar 100 peserta dari berbagai latar belakang. Pelatihan dirancang tidak hanya memberikan pemahaman mengenai teknik menulis, tetapi juga mengajak peserta mempraktikkan langsung proses pembuatan artikel, mulai dari menemukan ide hingga menyusun naskah yang siap dikembangkan untuk media massa.

Ketua Panitia, Masturah, mengatakan sekitar 100 peserta mengikuti kegiatan tersebut. Keberagaman latar belakang peserta menjadi salah satu alasan pelatihan dikemas dengan pendekatan praktik.

Menurutnya, peserta tidak hanya mendapatkan materi secara teoritis, tetapi langsung diarahkan untuk menemukan gagasan, menentukan sudut pandang atau angle, mengumpulkan bukti, menyusun kerangka tulisan, hingga melakukan penyuntingan.

Dalam pelatihan tersebut, IKA UNAIR Bangkalan menghadirkan dua narasumber yang memiliki pengalaman di bidang penulisan dan media massa. Mereka yakni Bustomi, S.Hub.Int., M.IP, Direktur Institute for Strategic and Political Studies (INTRAPOLS), penulis aktif di sejumlah media massa sekaligus pengurus LTN PWNU Jawa Timur, serta Mohammad Tojjib, S.S., M.Hum, mantan General Manager Jawa Pos Radar Madura periode 2013-2020 yang kini menjabat Direktur Utama Madura Indepth.

Pada sesi pertama, Bustomi mengajak peserta memahami bahwa proses menulis artikel tidak semata-mata dimulai dari mencari kalimat pembuka. Menurutnya, langkah awal yang lebih penting adalah kemampuan menemukan persoalan yang memiliki nilai untuk diangkat menjadi tulisan.

Peserta kemudian diarahkan menggali berbagai sumber ide, di antaranya peristiwa, persoalan di lingkungan sekitar, data, pengalaman, kontradiksi, maupun perubahan yang sedang berlangsung di masyarakat.

Dari sejumlah gagasan yang berhasil ditemukan, peserta diminta menentukan satu ide yang paling kuat untuk dikembangkan menjadi tulisan.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *