KOMPAS.com — Kemeriahan ajang Soekarno Run Banyuwangi 2026 tak hanya ditandai dengan partisipasi ribuan pelari dari 26 provinsi.

Ajang olahraga tahunan yang digelar pada Minggu (20/9/2026) itu juga menghadirkan layanan sport massage bagi peserta setelah menyelesaikan rute lari. Layanan pemulihan otot tersebut melibatkan sejumlah terapis penyandang disabilitas netra.

Para peserta yang kelelahan setelah berlari dapat memanfaatkan layanan sport massage yang disediakan panitia di area finis.

Sejumlah terapis disabilitas netra yang terlibat dalam layanan tersebut di antaranya Mohamad Atim Firdaus, Nurul Imam, dan Nurhadi Windoyo.

Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Jawa Timur (Jatim) Deni Wicaksono mengatakan, keterlibatan penyandang disabilitas netra dalam Soekarno Run merupakan bagian dari komitmen untuk menghadirkan acara olahraga yang memberikan ruang dan kesempatan setara bagi semua.

“Soekarno Run kami desain bukan hanya sebagai event olahraga, tetapi juga sebagai ruang yang inklusif,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Senin (21/9/2026).

Deni mengatakan, semua orang harus mendapatkan kesempatan untuk terlibat, berkontribusi, dan menunjukkan kemampuan yang dimiliki. 

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *