
Malang, Beritasatu.com — Kasus influenza berat terdeteksi di Kota Malang, Jawa Timur. Dinas Kesehatan Kota Malang menemukan 12 kasus influenza A subtipe H3N2 atau yang disebut superflu dari hasil pemantauan sejumlah fasilitas kesehatan.
Sejumlah warga Malang dilaporkan mengalami gejala influenza berat hingga harus mendapatkan perawatan di puskesmas. Keluhan yang muncul antara lain batuk, pilek, sakit tenggorokan, demam, dan nyeri pada tubuh.
Salah seorang pasien, Noor Hidayah, mengaku mengalami gejala influenza sejak 4 hari terakhir. Ia menyebut kondisi tersebut tidak membaik meski telah mengonsumsi obat.
“Saya merasakan batuk pilek sejak 4 hari lalu. Saya minum obat tapi tetap saja, sekarang berobat ke puskesmas,” kata Noor Hidayah, Selasa (22/9/2026).
Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang Husnul Muarif mengatakan temuan kasus influenza tersebut berdasarkan hasil pemeriksaan dan asesmen terhadap sampel lendir pasien.
Sampel tersebut diperiksa di Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat (BBLabkesmas) Surabaya dan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Litbangkes).
Dari hasil pemeriksaan, ditemukan kasus influenza A subtipe H3N2, influenza A subtipe H1N1, serta influenza tipe B atau Victoria.
“Selama Januari sampai Agustus 2026, kami menemukan 20 kasus influenza. Perinciannya 12 kasus influenza A subtipe H3N2, tujuh kasus H1N1, dan satu kasus influenza tipe B atau Victoria,” ujar Husnul kepada wartawan.
Menurut Husnul, influenza A subtipe H3N2 menjadi jenis yang paling banyak ditemukan di Kota Malang dan perlu mendapat perhatian karena gejalanya dapat lebih berat dibandingkan tipe influenza lainnya.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber