
Kabarjagad, Jombang – Gemuruh tepuk tangan penonton pecah di tepi Sungai Tenggor, Dusun Tenggor, Desa Madiopuro, Kecamatan Sumobito. Ajang Pekan Olahraga Kabupaten (PORKAB) Dayung 2026 sukses digelar dan menyedot animo luar biasa.
Tak hanya soal lomba, UMKM tumpah ruah, warga berbondong-bondong belanja jajanan dan mamin. Suasana bak event nasional.
Sukses itu membuat dua pimpinan penting di Jombang terkesima. Wakil Ketua DPRD Jombang Syarif Hidayatullah atau Gus Sentot dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Jombang Wor Windari sepakat: dayung harus didorong menjadi cabang olahraga (cabor) unggulan bagi pelajar.
“Luar biasanya, saya tidak menyangka ramainya pengunjung, seakan skala kegiatan nasional, lomba pun berjalan lancar,” ujar Gus Sentot saat berdialog di venue.
Menurutnya, Sungai Tenggor punya potensi besar menjadi venue tetap cabor dayung. Bahkan bisa dikembangkan menjadi destinasi wisata olahraga air dengan pembenahan yang terkonsep.
Gus Sentot membuka peluang dukungan anggaran. Ia menilai, pengembangan dayung paling efektif lewat sekolah-sekolah.
“Kalau potensi pengembangan olahraga dayung melalui sekolah-sekolah, mungkin bantuan dana hibah untuk kebutuhan sarana dan peralatan bisa disalurkan ke sekolah-sekolah, pengelolaan anggarannya lebih mudah,” katanya.
“Jikalau tim-tim berkembang di sekolah, lembaga sekolah bisa membantu fasilitas dan peralatan, agar anak-anak bisa mencapai prestasi. Selebihnya bisa kita bantu anggaran melalui dana hibah APBD Kabupaten,” tukasnya.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber