Kediri (beritajatim.com) – Arca Durga yang sempat dilaporkan hilang dari kawasan perkebunan Jengkol, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, akhirnya dipindahkan ke tempat penyimpanan yang lebih aman untuk kepentingan pelestarian dan edukasi.

Pemindahan dilakukan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Kediri pada Selasa (22/9/2026), setelah sebelumnya arca ditemukan kembali kurang dari 24 jam sejak dilaporkan hilang.

Sebelum dievakuasi, arca tersebut diamankan di Polsek Plosoklaten. Disparbud kemudian berkoordinasi dengan kepolisian serta PT Sinergi Gula Nusantara (SGN), selaku pengelola kawasan perkebunan Jengkol yang sebelumnya berada di bawah PTPN X.

Proses evakuasi diawali dengan pertemuan rombongan Disparbud dengan Kapolsek Plosoklaten AKP Didik Suryono, S.H.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bidang Sejarah dan Purbakala (Jakala) Disparbud Kabupaten Kediri Eko Priatno Triwarso, S.S., serta Ketua Dewan Kebudayaan Kabupaten Kediri (DK3) Imam Mubarok, S.Sos.I.

Tidak hanya Arca Durga, petugas juga mengevakuasi pilar struktur yang diduga merupakan tinggalan cagar budaya di kompleks perkebunan Jengkol.

Pemindahan dilakukan sebagai langkah pengamanan terhadap objek yang dinilai rentan hilang sekaligus untuk mendukung pelestarian dan pemanfaatannya sebagai bagian dari edukasi sejarah dan kebudayaan.

Eko mengatakan proses evakuasi dilakukan sebagai tindak lanjut informasi mengenai hilangnya artefak di kawasan Jengkol.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *