
jatimnow.com – Lomba hias gapura yang digelar oleh SariWangi menjadi pilihan pembaca pada Selasa, (22/9/2026). Lomba ini digelar dalam memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Mahasiswa UINSA Surabaya menggelar aksi demonstrasi lanjutan. Mereka menuntut Rektor UINSA Akh Muzakki untuk mundur dari jabatannya. Kasus dugaan penipuan elektronik lintas negara yang menyasar warga negara Jepang menyeret tiga Warga Negara Indonesia (WNI) ke Pengadilan Negeri Surabaya.
Kreativitas warga dalam merawat tradisi gotong royong mewarnai puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Melalui program Waktunya Ngeteh Indonesia (WNI), SariWangi resmi mengumumkan para pemenang Lomba Hias Gapura yang melibatkan ratusan pemukiman dari berbagai pelosok negeri.
Kasus dugaan penipuan elektronik lintas negara yang menyasar warga negara Jepang menyeret tiga Warga Negara Indonesia (WNI) ke Pengadilan Negeri Surabaya. Ketiganya yakni Ahmad Pauji, Endang Sumarna, dan Jun Meou yang didakwa terlibat dalam perkara kejahatan siber yang menyasar warga Jepang itu.
PFI mendesak Basarnas membuka kembali operasi SAR rombongan jurnalis usai uji DNA memastikan jasad di Enggano adalah ABK Kapal Arupadhatu I.
Sebelumnya mahasiswa menggelar aksi beruntun dan mendesak Muzakki turun dari jabatan rektor.
PWI Jatim menyoroti minimnya penetapan industri hijau di Indonesia. Wartawan didorong menguasai indikator lingkungan untuk mengawasi operasional pabrik.
Pelaku melakukan aksinya secara berulang sejak Juli 2025 hingga Juni 2026 di beberapa lokasi berbeda di Surabaya.
Nasaruddin Umar kaget setelah mengetahui perkembangan persoalan yang terjadi di lingkungan UINSA.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber