
Kediri (ANTARA) – Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur, mengungkapkan Ajang Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (AKSI PAI) SMP se-Kota Kediri bukan sekadar kompetisi, tetapi menjadi ruang bagi pelajar mengembangkan potensi, kreativitas, dan keberanian.
“Berani tampil, berani mencoba, dan berani bersaing secara sehat. Jadikan kompetisi ini sebagai ajang untuk saling menginspirasi. Setiap usaha yang kalian lakukan hari ini akan menjadi bekal untuk masa depan,” kata Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati saat menghadiri AKSI PAI SMP Kota Kediri di Masjid SMPN 2 Kota Kediri, Rabu.
Ia mengapresiasi Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) PAI yang secara berkelanjutan menyelenggarakan kegiatan tersebut.
Menurut dia, keberlanjutan AKSI PAI menunjukkan adanya ruang yang konsisten bagi pelajar untuk mengembangkan kemampuan di bidang pendidikan agama Islam.
“Saya kira ini langkah yang bagus. Pentas PAI bukan hanya mengajarkan anak-anak untuk bisa, tetapi juga memberi ruang agar mereka berani berkarya, berinovasi, dan menyebarkan kebaikan,” ujarnya.
Ia mengatakan AKSI PAI juga menjadi media syiar Islam sekaligus sarana bagi pelajar untuk belajar menghargai proses, menjunjung sportivitas, dan mengembangkan kemampuan.
Kegiatan tersebut dinilai sejalan dengan upaya mendukung visi Kota Kediri dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya memiliki kecerdasan intelektual, tetapi juga memiliki kekuatan spiritual.
Ia juga mengajak seluruh peserta mengikuti kompetisi dengan penuh semangat dan menjadikan setiap proses yang dilalui sebagai pengalaman berharga untuk pengembangan diri.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber